OSIS Q-TA

Maret 20, 2008

OSIS LEBIH DARI SEKEDAR OSIS

Setiap sekolah tentunya punya susunan kepengurusan OSIS. Meskipun dalam susunan kepengurusannya berbeda satu sama lainnya, tapi tetap mengacu kepada khittahnya. Dan jumlah anggota akan berbeda tergantung kebutuhan dan siswa-siswi yang di sekolah tersebut.

Ada yang menganut prinsip bahwa kuantitas akan menjamin kualitas. Artinya kesuksesan suatu organisasi OSIS dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya itu karena jumlah pengurus OSIS yang banyak. Karena kerja seratus tangan akan lebih baik ketimbang lima puluh tangan.

Ada yang meyakini bahwa kesuksesan tidak melulu dihubungkan dengan kuantitas. Asalkan semua lini per lini kompeten dan bertanggung jawab terhadap kewajiban dan program kerja yang telah dicanangkan bersama-sama.

Pengurus OSIS SMA Plus Darussalam Periode 2007-2008 yang dilantik pada tanggal 20 September hanya berjumlah 25 orang. Tapi tidak ciut untuk menghadapi tanggung jawab dan rintangan yang akan dihadang. Malahan dengan jumlah yang sedikit ini, diharapkan mampu memaksimalkan peran pengurus OSIS itu sendiri tanpa melupakan program kerja yang telah direncanakan.

Tak ada istilah mopo memeh nanggung, kalah sebelum berperang, dan putus di tengah jalan. kami disini punya tujuan yang sama, cita-cita yang sama. Tak ada kepentingan pribadi, kepentingan pribadi ada dibawah kepentingan bersama. Rela berkorban tenaga, harta, waktu luang, demi kemajuan OSIS SMA Plus Darussalam tahun 2008. Keep our SPIRIT!!


SUSUNAN PENGURUS

Maret 20, 2008

SUSUNAN PENGURUS

OSIS SMA PLUS DARUSSALAM CIAMIS

PERIODE 2007/2008

PELINDUNG : Drs. H. Koko Komaruddin, M.Pd.

PEMBINA : Sumadi, M.Ag.

BADAN PENGURUS HARIAN

KETUA UMUM : Amir Kharisman

WAKIL KETUA I : Dede Lukman Hakim

WAKIL KETUA II : Laeli Rofatul Anisa

SEKRETARIS : Toni Dzulham

BENDAHARA : Cici Suciani

SEKRETARIS BIDANG

A. KETAKWAAN TERHADAP TUHAN YANG MAHA ESA

1. Tri Rizki Suparjo

2. Muhammad Muhaemin

3. Yoan Yanwar Mustopa

B. KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA

1. Sandra Arista

2. Yuana Leksita

C. KEPRIBADIAN DAN BUDI PEKERTI LUHUR

1. Alfian Nuraen

2. Fira Firmanila

D. KETERAMPILAN DAN KEWIRASWATAAN

1. Rendha Fatima Rysta

2. Isma Siti Milatunnida

3. Feri Priyatna

E. PENDIDIKAN ORGANISASI POLITIK DAN KEPEMIMPINAN

1. Elik Abdul Khalik

2. Amelia Agustina Pratiwi

3. Muhammad Fadhilah

F. PENDIDIKAN DAN PENDAHULUAN BELA NEGARA

1. Rosi Herdianto

2. Fitriani Kurnia Illahi

G. KESEGARAN JASMANI DAN DAYA KREASI

1. Fahmi Azka

2. Aulia Nurpratiwi

3. Aan Abdul Aziz

H. PRESEPSI APRESIASI DAN KREASI SENI

1. Fahmi Muzakki

2. Raisha Zahara


PROGRAM KERJA OSIS

Maret 20, 2008

PROGRAM KERJA SEKRETARIS BIDANG

OSIS SMA PLUS DARUSSALAM CIAMIS

PERIODE 2007-2008

  1. KETAKWAAN TERHADAP TUHAN YANG MAHA ESA
    1. Membuat kotak infak di setiap kelas
    2. Jama’ah Dzuhur seluruh siswa di masjid Ar-Rahmah
    3. Tadarus Al-Qur’an (min. 5 menit) sebelum memulai KBM
    4. Muhadlarah Qubra
    5. Menganjurkan Shalat Dhuha

  1. KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA
    1. Mengunci gerbang setiap pagi sebelum bel masuk
    2. Mengontrol jama’ah Dzuhur
    3. Mengadakan GDN
    4. Mengontrol kebersihan kelas sebelum KBM dimulai
    5. Membuat sanksi bagi siswa yang bermasalah

  1. KEPRIBADIAN DAN BUDI PEKERTI LUHUR
    1. Mengatur jadwal piket kantor OSIS
    2. Mengadakan tausyiah dari pimpinan pesantren
    3. Mengadakan tausyiah dari kepala sekolah dan dewan guru
    4. Mengumumkan siswa yang rajin berkunjung ke perpustakaan
    5. Mengadakan lomba murid teladan SMA Plus Darussalam

  1. KETERAMPILAN DAN KEWIRASWASTAAN
    1. Mengontrol kelengkapan administrasi kelas
    2. Menerbitkan mading, buletin dan majalah
    3. Mengadakan lomba karya tulis ilmiah, cerpen, dan artikel
    4. Membuka Koperasi
    5. Mengadakan wajib mading

  1. PENDIDIKAN BERORGANISASI POLITIK DAN KEPEMIMPINAN
    1. Mendata dan mengawasi organisasi
    2. Mengecek surat yang masuk dan mengumpulkan informasi yang berkaitan dengan OSIS
    3. Mengadakan kunjungan/Study Banding/Rihlah Ilmiah
    4. Mengadakan Training Kepemimpinan
    5. Mengadakan Pemilu OSIS

  1. PENDIDIKAN DAN PENDAHULUAN BELA NEGARA
    1. Mengatur dan mempersiapkan petugas upacara bendera
    2. Mempersiapkan surat untuk Pembina Upacara
    3. Mendata siswa yang tidak mengikuti upacara bendera
    4. Mewajibkan tiap-tiap kelas untuk memiliki gambar garuda, presiden, wakil presiden, UUD, janji santri, dan teks pancasila
    5. Memberikan vocabulary Inggris dan Mufrodat Arab
    6. Memberikan sanksi bagi siswa-siswi yang tidak mengikuti peraturan yang dibuat

  1. KESEGARAN JASMANI DAN KREASI
    1. Mengadakan acara olah raga bersama
    2. Membentuk tim olah raga
    3. Mengadakan pertandingan persahabatan
    4. Mendata dan menjaga peralatan olahraga
    5. Mengadakan class meeting

  1. PERSEPSI APRESIASI DAN KREASI SENI
    1. Membuat tim paduan suara dan melaksanakan latihan paduan suara untuk upacara bendera
    2. Mengadakan lomba keindahan kelas
    3. Membentuk grup Band, Nasyid, dan Qashidah
    4. Mengikuti berbagai kegiatan kesenian, baik perlombaan maupun partisipasi

BULAN SABIT MERAH REMAJA (BSMR)

Maret 20, 2008

BSMR merupakan salah satu wadah organisasi yang bergerak dibidang kesehatan. BSMR atau yang lebih dikenal di kalangan sekolah-sekolah yang berada diluar pesantren, yaitu PMR (Palang Merah Remaja), terdiri dari 3 tingkatan :

1) BSM Madya

2) BSM Wira

3) BSM Muda

BSMR adalah kepanjangan dari Bulan Sabit Merah Remaja, dimana organisasi ini membantu para siswa/siswi dan semua yang membutuhkan pertolongan, khususnya dalam bidang kesehatan.

Untuk menambah kecakapan anggota khususnya para juniornya, BSMR rutin mengadakan latihan setiap hari sabtu.

BSMR sudah berada di DARUSSALAM sejak lima belas tahun kebelakang. Organisasi BSMR Pangkalan SMA Plus Darussalam ini juga bekerja sama dengan MTs UTAMA Ciamis, Jawa Barat. Dimana MTs UTAMA meminta untuk menjadi subyek pengajar organisasi BSMR dikalangan Madrasah Tsanawiyah atau yang lebih dikenal setingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP). Program ini telah berjalan 2 bulan kebelakang, dari bulan Januari-Maret sekarang masih meminta untuk menjadi tenaga pengajar di sekolah tersebut.

Senior anggota BSMR di SMA ‘PLUS’ DARUSSALAM terdiri dari 6 putra dan 13 putri. Calon senior yang sekarang masih menjabat sebagai anggota di BSMR terdiri dari 8 putra dan 14 putri, meskipun senior BSMR di SMA ‘PLUS’ DARUSSALAM tidak sebanding dengan junior kami sebagai para senior tidak menjadi suatu masalah “it’s no problem” Selama masih bisa terarah dan menjalankannya dengan baik.

BSMR SMA ‘PLUS’ DARUSSALAM juga berperan aktif sebagai panitia LT II SD/MI yang Dimana BSMR diminta memberikan pertolongan di acara LT II SD/MI di bumi perkemahan (Buper) di Ciamis. Hampir setiap sekolah SD/MI di Tatar Galuh Kabupaten Ciamis berpartisipasi mengirimkan putera-puteri terbaiknya untuk mengikuti LT II tersebut. Acara pelaksanaan LT dimulai dari kamis tanggal 17-20 Maret 2008. Berminat?


SASLARIDHA

Maret 20, 2008

Perlu kita ketahui, Dalam setiap diri seseorang mempunyai kekuatan-kekuatan tersendiri dari tenaga dalam. Cuma bedanya yang bisa mengeluarkan tenaga dalam dan tidak bisa mengeluarkan tenaga dalam yaitu tergantung Pengolahan yang terdapat pada titik-titik Penyaluran Tenaga Dalam.

Beda halnya, dengan Beladiri-Beladiri yang lain semisalnya Tekwondo, Kungfu atau Pencak silat yang menggunakan tangan untuk memukul dan kaki untuk menendang. Beladiri ini bukan seperti itu Namun, Bela diri ini tanpa sentuhan pun bisa menuju sasaran

Selasa malam, Siswa- siswa SMA’Plus’ sekitar 30 orang berkumpul di sebuah lapangan untuk berlatih dan mengolah pernapasan, Untuk mengawali Latihan, yaitu dengan Lari-lari paling tidak 20-30 putaran mengelilingi gedung dilanjut dengan Pelenturan badan dan Berdoa. Lalu dimulai dengan Pengolahan nafas dengan duduk nafas yang tentunya berbeda dengan duduk biasa. Duduk ini sepertri At-tahiyatul Awwal tapi dengan pantat dibawah dan kaki yang ada di pinggir pantat yang tentunya berfungsi menarik tenaga yanga ada di dalam bumi.

Selain duduk nafas ada lagi jurus-jurus tertentu dengan kuda-kuda yang kuat dan gesekan ke kaki sambil menahan nafas di perut selam 10 kali gesekan itu jurus-jurus untuk tingkat pertama beda lagi untuk tingkat kedua.ketiga, dan keempat. Dan untuk ujian tentunya ada dua Klau yang pertama yaitu ujian dengan memecahkan botol yang berisi air dan ditututp, Kedua dan ketiga yaitu pematahan besi dengan Menyalurkan tenaga ke tangan kemudian yang keempat yaitu, dengan menyalurkan perantaraan lewat kain atau kertas untuk mematahkan besi tanpa langsung oleh tangan.

Untuk mengenal lebih lanjut, Saslaridha ini bertujuan untuk kesehatan dari latihan tersebut, lebih serunya lagi tujuannya untuk mengobati orang yang kesurupan apalagi orang kesurupan itu asyik dijadikan mainan dan manfaatnya lagi untuk kesehatan badan.


RIHLAH ILMIAH

Maret 20, 2008

hmm… akhirnya yang ditungggu-tunggu barudak Smap Daciz dateng juga.

Setelah ditunda-tunda setengah tahun, tyuz ngelewatin dulu ujian Semester akhinya jadi juga RIHLAH ILMIAH to Jakarta. Pada tanggal 24-26 Juni 2007. The first,

kite-kite berangkat tangal 24 Juni malem yang sebelumnya berdoa bersama dulu di rumah Pak Kepsek yang kebetulan rumahnya ga jauh dari lingkungan kampus Darussalam, Walaupun Cuma 1 bus, tapi ramenya kerasa sekarang Brow!

Alhamdulillah…. akhirnya sampe di juga di Jakarta. Hmm… nyampenya masih shubuh sich di Masjid At- Tin jadi kita masih ada waktu wat persiapan-persiapan n’ makan pagi. Sekitar jam 07.30 WIB kita udah berangkat ke TMII menuju IPTEK yang menjadi tempat kunjungan pertama. Setelah puas menjawab rasa penasaran yang sering muncul di pikiran-pikiran kita langsung cabut menuju ke tempat rekreasi 4D di Ancol. Wah.. fantastis banget nonton pake kacamata, apalagi ini 4D jadi keliatan kaya beneran. Menegangkan, biz dari Ancol kita langsung meluncur ke Dufan tapi sebelumnya Shalat Dzuhur dulu donk… Setelah itu kita dibebasin untuk maen sepuasnya di Dufan. Wow… kebetulan ada permainan baru, Tornado. Gila…. extrim banget tapi seru juga! ! Tapi sayang, ga kerasa waktu udah mau malem terlalu keasyikan maen kalee jadi lupa waktu dech… Biz maghrib kita istirahat di pantai sambil beli oleh-oleh n makan malem. Udah semuanya beres baru cabut menuju kampus Darussalamn tercinta…. Sayonara Jakarta………


CERPEN HUMOR

Maret 20, 2008

SANTRI KESAYANGAN

Jumat sore, setelah shalat ashar, Gus Coy bersama dua orang temannya, Gus Iding dan Gus Mao, jalan-jalan ke kampung sebelah untuk menikmati cimplung, makanan khas di sana yang terbuat dari ubi yang dimasukkan ke adonan gula aren. Sore itu memang tidak ada jadwal pengajian yang harus mereka ikuti. Dengan penuh antusias, mereka tampak asyik bercanda, seakan-akan lupa dengan semua deretan catatan hutang makan di warung Bu Kasmah.

Tak terasa, hari sudah semakin senja dan waktu maghrib pun tiba. Sementara mereka masih berada di tengah pematang sawah, terdengar suara Pak Bau mengumandangkan azan. “Wah alamat terlambat nich!” gumam Gus Coy, ”

“Waduh, mana harus melewati rumah Pak Kyai lagi!” seru Gus Iding kebingungan juga. Agaknya terbayang di mata mereka gunting Azhari yang siap men-tashrif rambut mereka menjadi botak tidak karuan.

Berbeda dengan kedua temannya, Gus Mao terlihat tenang-tenang aja. Jangan kan takut, gelisah pun tidak. Dia malah mengajak Gus Coy dan Gus Iding untuk jalan santai saja, tidak usah terburu-buru. Maklum, Gus Mao dikenal sebagai santri kesayangan Pak Kyai, sementara Gus Coy dan Gus Iding dikenal sebagai santri yang bengal dan nakal, tapi harus diakui kalau keduanya pintar, terutama Gus Coy. Yah dia masuk dalam aliran al-sharf umm al-ulum wa al-nahw abuha.

La ilha ill allah, demikian Pak Bau mengakhiri iqamahnya. Pertanda shalat maghrib berjama’ah sudah aka dimulai. Sementara ketiga gus itu baru sampai dibelakang rumah Pak Kyai dalam keadaan kotor karena belum mandi. Mereka terus berjalan mengendap, dan apa yang mereka takutkan pun terjadi. Tepat di depan rumah Pak Kyai, mereka bertemu dengan pengasuh Sirajuddin itu. ” Heh, dari mana saja kalian!” gertak Pak Kyai yang belum menyadar kalu Gus Mao ada diantara mereka.” Maaf Pak Kyai, kami baru pulang dari kampung sebelah,” kata Gus Mao. Sadar kalau Gus Mao, Pak Kyai berkata, ” Oh, kamu Mao, ya udah cepetan mandi dan shalat berjama’ah. Dan kalian berdua, Gus Iding dan Gus Coy, setelah shalat langsung lapor ke kantor.”

Terbayang kembali gunting azhari yang mencukur bebebrapa rambut Gus Coy dan Gus Iding. Sementara Gus Mao berjalan tenang menuju biliknya, Gus Coy dan Gus Iding tampak menggerutu. Saat itu, Gus Coy berkata, ” Dasar Isim Ghairu Munsharif!” Meski tidak faham dengan maksud perkataan Gus Coy, Gus Iding tidak memperdulikannya. Mereka bertiga pun berlalau menuju ke bilik untuk mandi dan shalat maghrib.

Selesai shalat, Gus Coy dan Gua Iding melaporkan kesalahan mereka ke bagian keamanan, Azhari. Agaknya, Pak Kyai telah memberitahukan terlebih dahulu perihal kesalahan mereka berdua kepada sang algojo. Azhari pun sudah mempersiapkan gunting untuk mencukur rambut mereka berdua.

Assalamu’alaikum, seru mereka berdua sambil membuka pintu kantor. Azhari menjawab,”Wa’alaikumussalam, silahkanm masuk! Kenapa kalian berdua tidak mengikuiti shalat maghrib berjama’ah?” tanya azhari. Gus Coy menjawab,”maaf, tadi kami habis dari kampung sebelah.” Azhari berkata, “Tapi kamu tahu kan bahwa tidak mengikuti shalat maghrib berjama’ah adalah melanggar peraturan dan harus mendapatkan hukuman?!”” tahu,,,,” jawab mereka kompak namun pasrah.

“Sini, aku potong lagi rambut kalian, ” seru Azhari. Mereka berdua pun terduduk lemas, menerima hukuman dipotong rambutnya. Ketika Gus Iding mengadu bahwa Gus Mao juga ikut bersama mereka, Azhari cuma berkata, ” Gus Mao menjadi urusan Pak Kyai.! Mendengar jawaban Azhari spontan Gus Coy bersungut, ” dasar Jama’ Muannats Tsalim.! Gus Iding pun dibuat hetran untuk yang kedua kalinya.

Proses hukuman selesai, mereka berdua keluar untuk mengikuti kegiatan pengajian sebagaimana biasanya di depan kantor mereka bertemu dengan Gus Mao yang sedang menertawakan mereka berdua.” Rambut kalian kenapa? Kok pada belang-belang begitu? Habis dibotakin ya?” ejek Gus Mao. Gus Iding berkata kesal,! Iya nich kamu kok gak dapat hukuman. Padahal ke kampung sebelah kan atas ajakan kamu juga?! ” Gus Mao berkata, ! kata siapa, barusan aku juga dibilangin sama Pak Kyai tapi mendingan sich, enggak dibotakin kayak kalian. He…he…! mendengar itu, Gus Coy kembali bersungut dasar fi’il mudhari mutta akhir.”

Dibikin bingung untuk yang ketiga kalinya, Gus Iding menanyakan perkataan Gus Coy yang tidak bisa dipahaminya.! Apa sich yang kalian maksud dengan Isim Ghair Munsharif, Jama’ Muannats Tsalim dan Fi’il Mudhari Mu’tal Akhir ? agak heran, Gus Coy balik bertanya, masa kamu tidak paham dengan ketiga-tiganya sich? Pernah belajar ilmu Nahwu tidak?” kesal dengan respon Gus Coy, Gus Iding berkata kalau pengertian dari ketiganya sich aku tahu yang aku enggak ngerti, hubungan ketiganya dengan kejadian yang kita alami dan juga dengan Gus Mao.”

He…he…he… kalau itu sich kamu harus nyantri dua tahun lagi,’ ejek Gus Coy. ” Ya udah, kalau kamu enggak mau ngasih tahu. Aku enggak maksa kok,! Seru Gus Iding sewot.! Eee.. gitu aja marah. Aku nyeut Gus Mao dengan Isim Ghair Munsharif, Jama’ Muannats Tsalim, dan Fi’il Mudhari Mu’tal Akhir, karena dia selalu memperoleh perlakuan khusus. Ibarat Isim Ghair Munsharif karena hanya dialah yang dibaca fathah meski dalam kedudukan majrur . Bak Jamak Muannats Tsalim karena hanya dialah yang dibaca karah meski dalam kedudukan Nashab. Dan ibarat Fi’il Mudhari Mu’tal Akhir karena hanya dialah yang alamat jazm-nya dengan membung huruf illat. Dalam hal ini Gus Mao memiliki ketiganya. He…he…he… paham!”

Bingung dengan penjelasan Gus Coy, Gus Iding mengangguk sambil berkata,!

Oh… begitu toh maksudnya.